Thursday, November 11, 2010

manusia bahagia


Manusia bahagia jika ia bisa membuka hati. . .untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berani
Manusia bahagia jika ia bisa membuka hati. . .untuk menyadari bahwa ia dicintai
Manusia bahagia jika ia bisa membuka hati. . .agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus. . .
Manusia TIDAK bahagia karena tidak mau membuka hati. . .berusaha meraih yang tidak dapat diraih. . .memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan. . .tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ada.
Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih baik dan tidak mau sadar karena serakah. . .
Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan. . .karena memilih dan menghakimi sendiri. . .
Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati
Teklah memiliki segala yang terbaik, namun serakah. . .ingin dirinya diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian
Padahal semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain.
Dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain. Mencintai adalah meletakkan kebahagiaan kita di dalam kebahagiaan pasangan kita.
Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jikalau berharap dari orang lain bersiaplah ditinggalkan, bersiaplah dikhianati.
Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya. . .mencintai dan menghargai diri sendiri. . .mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain .
Percayalah kepada Tuhan dan bersyukurlah kepadaNya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati. DIA akan MEMBERI kita DI SAAT yang TEPAT apapun yang kita butuhkan, Meskipun bukan hari ini. . .masih ada esok hari. . .Ada yang bilang: “Dari setiap manusia muncul seleret cahaya yang melesat sampai ke surga dan bila dua hati yang ditakdirkan untuk bersatu saling menemukan, dua leret cahaya akan bersatu dan akan muncul satu berkas cahaya yang lebih terang dari du makhluk yang telah menyatu itu”

No comments:

Post a Comment